Saling Menyapa Yuks^^

Quotes

MEMBACA untuk BELAJAR
"let's read & learn in here"

Tampilkan postingan dengan label PENGETAHUAN UMUM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PENGETAHUAN UMUM. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Desember 2011

Terapi Air Putih untuk Kesehatan

"Tepat waktu minum air putih akan memaksimalkan efektivitas pada tubuh manusia" :

Meminum dua gelas air putih setelah bangun tidur akan membantu mengaktifkan organ-organ internal tubuh.

VARIABEL PENELITIAN

VARIABEL PENELITIAN


A.    Pengertian Variabel
                  Variabel adalah suatu konsep yang memiliki bermacam-macam nilai. Ada dua cara untuk memberikan definisi terhadap variabel yaitu:
1.      Definisi konstitutif yaitu suatu definisi yang diberikan kepada suatu konstrak dengan menggunakan suatu konstrak yang lain
2.      Definisi operasional yaitu suatu definisi yang diberiakn oleh suatu variable atau konstrak dengan cara memberikan arti atau menspesifikasikan kegiatan atau memberikan suatu operasional yang diperlukan untuk mengukur konstrak atau variable tersebut.
   Sedangkan menurut Kerlinger, variable adalah suatu sifat yang memiliki bermacam nilai atau dengan kata lain  bahwa variable adalah sesuatu yang bervariasi. Menurut Suharsimi , variable merupakan gejala yang bervariasi seperti  jenis kelamin dan berat badan. Menurut Sugiyono variable adalah fokus peneliti untuk diamati,dimana variable itu sebagai atribut dari sekelompok orang atau objek yang mempunyai variasi antara satu dengan yang lainnya dalam kelompok itu. Selain itu variable merupakan symbol atau lambang yang padanya kita lekatkan nilai yang berupa angka.

PERMASALAHAN UNTUK PENELITIAN

A.    Hakekat Permasalahan
Masalah dapat dikatakan sebagai penyimpangan antara yang seharusnya dengan apa yang sebenarnya terjadi (ada perbedaan antara harapan dan kenyataan). Ada 3 keadaan yang dapat memunculkan suatu masalah yaitu: bila ada informasi yang mengakibatkan munculnya kesenjangan dalam pengetahuan kita, bila ada sesuatu hal yang bertentangan, bila ada suatu kenyataan dan kita bermaksud menjelaskan melalui penelitian. Tidak semua masalah perlu dilakukan pemecahan melalui sebuah penelitian, karena dimungkinkan cukup dipecahkan secara sederhana. Ada beberapa ciri masalah yang harus diperhatikan, baik dilihat dari segi isi (content) dari rumusan masalah, ataupun dari segi kondisi penunjang yang diperlukan dalam pemecahan masalah yang dipilih. Ciri-ciri masalah yang baik adalah
1.      Masalah harus ada nilai penelitian
Masalah untuk penelitian tidak dipilih secara asal. Masalah harus memiliki isi yang mempunyai nilai penelitian yaitu mempunyai kegunaan tertentu serta dapat digunakan untuk suatu keperluan. Dalam memilih masalah, maka masalah akan mempunyai nilai penelitian jika hal-hal berikut diperhatikan:
a.       Masalah haruslah memiliki keaslian
Masalah yang dipilih haruslah mengenai hal-hal yang up to date dan baru. Masalah haruslah mengenai pertanyaan-pertanyaan yang signifikan, dimana hal tersebut kurang memperoleh perhatian di masa lampau. Jika hal-hal yang lama yang ingin dibuat menjadi masalah ilmiah, maka ini dapat diperkenankan jika hal tersebut ingin dihubungkan dengan teknik, atau percobaan atau teori baru, sehingga topik-topik lama menjadi lebih dihargai.  

Sabtu, 10 Desember 2011

KEWAJIBAN BERBAKTI KEPADA ORANG TUA


إِKetahuilah, bahwa kewajiban paling besar yang harus ditunaikan oleh seorang hamba setelah kewajibannya kepada Allah  dan Rasul-Nya adalah kewajiban dalam memenuhi hak orangtua. Hal ini sebagaimana dalam firman-Nya:
“Beribadahlah kalian kepada Allah dan janganlah kalian mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun dan berbuat baiklah kalian kepada kedua orangtua. (An-Nisa: 36)
Di dalam ayat lainnya, Allah berfirman:
“Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada kedua orangtuanya, ibunya telah mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah-payah (pula).” (Al-Ahqaf: 15)
Semakna dengan ayat tersebut Allah berfirman:
“Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah dan menyapihnya dalam dua tahun.” (Luqman: 14)
Pada dua ayat tersebut Allah  menjelaskan betapa pentingnya kewajiban berbakti kepada orangtua dengan menggambarkan betapa besarnya pengorbanan dan jasa orangtua terutama ibu kepada anaknya. Maka sudah semestinya bagi seorang anak untuk berbuat baik kepada orangtuanya, karena orang yang berakal tentu tidak akan melupakan kebaikan orang lain terhadapnya apalagi membalas kebaikannya dengan menyakitinya. Maka, apakah layak bagi seorang anak untuk melupakan kebaikan orangtuanya sehingga tidak berbuat baik kepadanya? Begitu pula, tentu lebih tidak pantas lagi bagi seorang anak untuk menyakiti orangtuanya yang telah terus-menerus berbuat baik kepadanya dengan mengeluarkan pengorbanan yang sangat besar bahkan hingga mempertaruhkan nyawanya.

SELAMAT MEMBACA^^

SELAMAT MEMBACA^^

MARI BERBAGI ILMU ^_^

with ISMARINI BEKTI SETIANI blog's

POSTING DIBAWAH INI SAMA DENGAN DIATAS

POSTING DIBAWAH INI SAMA DENGAN DIATAS

Tampilkan postingan dengan label PENGETAHUAN UMUM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PENGETAHUAN UMUM. Tampilkan semua postingan

Terapi Air Putih untuk Kesehatan

"Tepat waktu minum air putih akan memaksimalkan efektivitas pada tubuh manusia" :

Meminum dua gelas air putih setelah bangun tidur akan membantu mengaktifkan organ-organ internal tubuh.

VARIABEL PENELITIAN

VARIABEL PENELITIAN


A.    Pengertian Variabel
                  Variabel adalah suatu konsep yang memiliki bermacam-macam nilai. Ada dua cara untuk memberikan definisi terhadap variabel yaitu:
1.      Definisi konstitutif yaitu suatu definisi yang diberikan kepada suatu konstrak dengan menggunakan suatu konstrak yang lain
2.      Definisi operasional yaitu suatu definisi yang diberiakn oleh suatu variable atau konstrak dengan cara memberikan arti atau menspesifikasikan kegiatan atau memberikan suatu operasional yang diperlukan untuk mengukur konstrak atau variable tersebut.
   Sedangkan menurut Kerlinger, variable adalah suatu sifat yang memiliki bermacam nilai atau dengan kata lain  bahwa variable adalah sesuatu yang bervariasi. Menurut Suharsimi , variable merupakan gejala yang bervariasi seperti  jenis kelamin dan berat badan. Menurut Sugiyono variable adalah fokus peneliti untuk diamati,dimana variable itu sebagai atribut dari sekelompok orang atau objek yang mempunyai variasi antara satu dengan yang lainnya dalam kelompok itu. Selain itu variable merupakan symbol atau lambang yang padanya kita lekatkan nilai yang berupa angka.

PERMASALAHAN UNTUK PENELITIAN

A.    Hakekat Permasalahan
Masalah dapat dikatakan sebagai penyimpangan antara yang seharusnya dengan apa yang sebenarnya terjadi (ada perbedaan antara harapan dan kenyataan). Ada 3 keadaan yang dapat memunculkan suatu masalah yaitu: bila ada informasi yang mengakibatkan munculnya kesenjangan dalam pengetahuan kita, bila ada sesuatu hal yang bertentangan, bila ada suatu kenyataan dan kita bermaksud menjelaskan melalui penelitian. Tidak semua masalah perlu dilakukan pemecahan melalui sebuah penelitian, karena dimungkinkan cukup dipecahkan secara sederhana. Ada beberapa ciri masalah yang harus diperhatikan, baik dilihat dari segi isi (content) dari rumusan masalah, ataupun dari segi kondisi penunjang yang diperlukan dalam pemecahan masalah yang dipilih. Ciri-ciri masalah yang baik adalah
1.      Masalah harus ada nilai penelitian
Masalah untuk penelitian tidak dipilih secara asal. Masalah harus memiliki isi yang mempunyai nilai penelitian yaitu mempunyai kegunaan tertentu serta dapat digunakan untuk suatu keperluan. Dalam memilih masalah, maka masalah akan mempunyai nilai penelitian jika hal-hal berikut diperhatikan:
a.       Masalah haruslah memiliki keaslian
Masalah yang dipilih haruslah mengenai hal-hal yang up to date dan baru. Masalah haruslah mengenai pertanyaan-pertanyaan yang signifikan, dimana hal tersebut kurang memperoleh perhatian di masa lampau. Jika hal-hal yang lama yang ingin dibuat menjadi masalah ilmiah, maka ini dapat diperkenankan jika hal tersebut ingin dihubungkan dengan teknik, atau percobaan atau teori baru, sehingga topik-topik lama menjadi lebih dihargai.  

KEWAJIBAN BERBAKTI KEPADA ORANG TUA


إِKetahuilah, bahwa kewajiban paling besar yang harus ditunaikan oleh seorang hamba setelah kewajibannya kepada Allah  dan Rasul-Nya adalah kewajiban dalam memenuhi hak orangtua. Hal ini sebagaimana dalam firman-Nya:
“Beribadahlah kalian kepada Allah dan janganlah kalian mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun dan berbuat baiklah kalian kepada kedua orangtua. (An-Nisa: 36)
Di dalam ayat lainnya, Allah berfirman:
“Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada kedua orangtuanya, ibunya telah mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah-payah (pula).” (Al-Ahqaf: 15)
Semakna dengan ayat tersebut Allah berfirman:
“Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah dan menyapihnya dalam dua tahun.” (Luqman: 14)
Pada dua ayat tersebut Allah  menjelaskan betapa pentingnya kewajiban berbakti kepada orangtua dengan menggambarkan betapa besarnya pengorbanan dan jasa orangtua terutama ibu kepada anaknya. Maka sudah semestinya bagi seorang anak untuk berbuat baik kepada orangtuanya, karena orang yang berakal tentu tidak akan melupakan kebaikan orang lain terhadapnya apalagi membalas kebaikannya dengan menyakitinya. Maka, apakah layak bagi seorang anak untuk melupakan kebaikan orangtuanya sehingga tidak berbuat baik kepadanya? Begitu pula, tentu lebih tidak pantas lagi bagi seorang anak untuk menyakiti orangtuanya yang telah terus-menerus berbuat baik kepadanya dengan mengeluarkan pengorbanan yang sangat besar bahkan hingga mempertaruhkan nyawanya.

 

Designed by Simply Fabulous Blogger Templates